
rentalproyektorjogja.com – Hai pada artikel kali ini kita akan membahas sebuah kinerja dari sebuah LED atau memiliki sebuah kepanjangan yakni Light Emitting Diode.
Nah diantara kalian pasti sering dalam memakai sebuah LED baik dalam keseharian kalian maupun dalam kebutuhan untuk sebuah media kegiatan kalian yang membutuhkan sebuah LED.
Nah LED akan berfungsi dengan baik dan akan dapat bekerja sesuai apa yang kita harapkan dengan cara menggunakan kinerja yang sesuai. Jika kalian tidak menggunakan sebuah kinerja yang sesuai maka kalian tidak dapat menggunakan sebuah LED sesuai harapan kalian.
Kinerja Sebuah LED yang Terbaik

LED dapat digunakan dan mempunyai kinerja yakni sebuah kutub positif dan juga dilengkapi kutub negatif. Nah LED sendiri dapat bekerja jika dialiri sebuah tegangan yang mana tegangan tersebut memiliki sebuah aliran tegangan yakni maju dari sebuah Anoda dan akan mengalir menuju Katoda sehingga LED akan memancarkan sebuah cahaya yang indah.
Chip Semikonduktor
Nah untuk cara kerja LED selanjutnya yaitu dengan sebuah chip semikonduktor yang mana dengan chip seperti ini terdapat sebuah doping yang mana doping tersebut dapat menghasilkan sebuah junction P dan juga N. Nah kenapa kita perlu adakan sebuah doping?
Karena dengan seperti itu akan membuat sebuah proses dalam menambahkan pada semikonduktor yang mana memiliki sebuah karakteristik yang tidak murni sehingga dapat menjadi murni.
Sehingga dengan semikonduktor yang memiliki sebuah kemurnian menjadikan kelistrikan pada sebuah LED akan memiliki karakteristik sesuai yang kita inginkan.
Hal ini juga merupakan sebuah hal yang penting untuk dilakukan karena mengingat sebuah LED ini adalah sebuah komponen yang memiliki sebuah perangkat komponen cairan yang dapat mengubah tenaga menjadi listrik sehingga akan menghasilkan sebuah warna – warni yang cantik.
Transduser
Jika kita mengetahui sebuah LED ini dapat bekerja dengan optimal hal ini didukung dengan sebuah aliran arus listrik yang memiliki sebuah tegangan yang maju sehingga dengan hal seperti ini dapat kita golongkan bahwa komponen dari LED atau Light Emitting Diode adalah sebuah Transduser.
Nah Transduser tersebut memiliki sebuah fungsi yakni dalam mengubah suatu energi listrik menjadi sebuah energi cahaya sehingga dengan begitu LED akan memiliki sebuah kinerja yang optimal.
LED yang kalian sering pakai ini adalah sebuah teori fisika yang perlu kalian tau karena memang komponen yang telah digunakan pada media sebuah LED tersebut memiliki perhitungan komponen fisika.
Anoda Positif dan Katoda Negatif
Jika kalian ingin mengetahui sebuah polaritas dari sebuah LED kalian dapat mengecek fisik dari sebuah LED tersebut sehingga kalian akan menemukan sesuatu hal yang kalian cari.
Nah jika kalian juga ingin mengetahui sebuah terminal ataupun pusat dari sebuah polaritas itu sendiri kalian dapat melihat polaritas pada Anoda positif dan juga Katoda negatif. Sehingga dengan hal seperti itu kalian dapat menyimpulkan sebuah polaritas dari sebuah LED tersebut.
Untuk kalian ketahui bahwa sebuah Anoda memiliki sebuah pusat atau terminal yakni kalian dapat meneliti dengan ciri – ciri jika itu sebuah Anoda adalah memiliki sebuah kaki yang panjang dan juga memiliki Lead Frame yang berukuran lebih kecil.
Sedangkan dari Katoda itu sendiri adalah memiliki sebuah kaki yang lebih kecil dan juga terdapat sebuah Lead Frame yang lebih besar dan juga terletak pada sebuah sisi yang flat.
***
Nah semoga dengan adanya artikel ini kalian lebih memahami sebuah cara kerja dari sebuah LED itu sendiri dan juga kalian dapat mengaplikasikan dalam dunia nyata. Dan semoga juga artikel ini bisa bermanfaat untuk kalian semua.
